Aku telah sampai diujung dimana aku tak bisa menahan kesabaran,
dan semua penyebabnya itu adalah kau
Bagaimana bisa kau menuduh tanpa ada bukti, memfitnah tanpa tahu
kebenaran, mengecam dengan hanya bermodalkan sedikit hipotesis yang
dibalut dengan emosi dan arogansi?
Bukankah fitnah itu sangat tabu ya? Sampai-sampai ada peribahasa yang
semua orang pun tahu ‘FITNAH LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN’. Berarti
fitnah itu perbuatan yang benar-benar tercela dan berdosa bukan?
Kamu ga takut gitu?
Andai saja manusia ditakdirkan mempunyai kesabaran tanpa batas, andai
saja manusia tidak semena-mena mengambil hipotesis, andai saja manusia
ga ada yang fitnah, andai aku bisa ngelawan, andai saja ga terjadi salah
paham, andai semua baik-baik saja..
Namun itu semua hanyalah pengandaianku saja, beda banget sama kenyataan :’)
Aku tetaplah aku, orang yang kena imbasnya padahal ga tau apa-apa
Kamu tetaplah kamu, tukangnge-judgeyang ga bener ke aku
Aku cuma mau bilang terimakasih aja, karena berkat kamu aku jadi lebih bisa belajar mengahadapi masalah hidup..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar