Tanda seru dengan tanda tanya memang memiliki kesamaan, mereka sama-sama tanda baca, sama-sama memiliki titik di bawahnya. Tapi....mereka dapat saling merubah. Yang tadinya yakin dapat menjadi ragu, yang tadinya ragu dapat menjadi yakin.
Walaupun mereka berasal dari golongan yang sama tapi mereka sangatlah bertentangan. Mereka dapat merubah perasaan maupun nasib seseorang. Merekalah yang menjadikan orang-orang menjadi bingung. Ya itulah yang saya dapatkan dari beberapa pengamatan saya beberapa hari ini.
Seperti contohnya saja teman saya Rida. Dia seseorang yang mempunyai passion buat masuk Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional, tapi ironisnya dia malah daftar jalur undangan ke Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Industri dan Institut Pertanian Bogor. Entah karena dipaksa orang tua atau apa, itu benar-benar ironis. Sampai sekarang dia menyesal, dialah yang menjadi korban pertentangan tanda seru dan tanda tanya. Disaat orang lain membubuhkan tanda seru di akhir kata ‘aku masuk itb’ dia malah membubuhkan tanda tanya. Disaat orang lain berteriak ‘aku masuk itb!’ dia malah bertanya ‘aku masuk itb?’.
Dan satu lagi hal yang random. Antara penegasan dan keraguan. Seperti kata ‘kita hanya teman!’ beda lagi sama kata ‘kita hanya teman?’ haha beda banget kan? Dari makna nya aja udah beda kalo yang pake tanda seru itu penegasan kalo yang pake tanda tanya itu bertanya sambil penuh harapan haha.
Nah, kalo saya yang mana? *eh? Lupakan !
Jadi bijaklah dalam menggunakan tanda baca. Terutama antara tanda seru dengan tanda tanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar