Rasanya kita terlalu awam untuk membahas ini ya. Kita yang hanya seorang pelajar SMA kelas XII yang rata-rata tidak normal (red: dibawah umur kelas XII lainnya) sudah sok-sokan membahas urusan yang bahkan orang-orang dewasa pun kadang-kadang kurang mengerti. Tapi disini kita mencoba berpendapat dan melihat dari beberapa pandangan. Sekali lagi bukan membahas.
Seperti yang kita lihat sekarang, kenaikan harga BBM menimbulkan pihak yang pro dan kontra. Disisi pro mereka mendukung karena mungkin mereka mengetahui tujuan dan memaklumi kebijakan pemerintah tersebut. Tapi disisi lain, golongan kontra pun tak henti-hentinya menentang dan mencekal kenaikan harga BBM tesebut. Akibatnya terjadi demo dimana-mana dan banyak sekali masyarakat yang menuntut SBY turun. Tapi ko lebih banyak yang kontra ya? haha
Mungkin ada beberapa faktor yang menjadikan banyaknya pihak kontra diantaranya, yang pertama adalah ketidaktahuan masyarakat terhadap tujuan pemerintah dalam menaikan harga BBM tesebut. Pemerintah juga kan ga mungkin asal-asalan dalam mengambil keputusan. Kebijakan ini pasti sudah dipikirkan matang-matang oleh pemerintah. Mana ada pemerintah yang ingin menjadikan negaranya hancur.
Yang kedua (menurut saya) ialah faktor oposisi. Ya menurut saya mungkin pihak oposisi yang
Faktor yang terakhir (menurut saya lagi) adalah media massa yang terlalu mendramatisir. Seperti yang kita ketahui, media massa akan melakukan apa saja agar berita yang mereka beritakan dapat menjadi trending topic. Mungkin saja sekarang media massa terlalu mendramatisir tentang kenaikan harga BBM ini sehingga masyarakat mudah terpengaruh oleh berita-berita yang
Jadi, kalau kita tidak mengerti tujuan dan tidak tahu asal-usulnya jangan langsung nge-judge. Siapa tahu aja ada niat baik dibalik itu semua. Kalau usul jangan asal, kalau asal jangan usul. Oke sekian posting sok-sokan saya, semoga dapat mebuka pikiran tapi tidak menjadikan su’udzhan.
that good
BalasHapusmakasih :D
BalasHapus