pernah ku terpesona
terbuai keindahan dirimu
pernah ku menaklukan teriknya hari
ditemani hembus indahmu
namun perlahan kau hilang
kau lenyap kau enyah
dihembus badai tornado
yang kekuatannya melebihi keyakinanmu
aku kecewa aku hampa
namun ku tetap menunggu
menunggu keindahan itu kembali
walau aku menggigil
karena dinginnya hujan menusuk rusukku
tapi mengapa?
kau malah terlihat nyaman
menyaksikan aku rapuh
menyaksikan aku jatuh
diterpa badai
aku lelah aku lemah
hingga akhirnya aku menyerah
aku berhenti berharap
dan berusaha melupakan semua
hingga aku bertemu sesuatu
sesuatu yang indah bernama pelangi
yang muncul setelah hujan tadi pagi
terpesona aku dengan indah warnanya
aku menikmati semua ini
mengagumi dan mencintai
walau hanya berbalas sepi
ya, aku suka getaran hati ini
namun kini kau kembali
menawarkan hembusan lembut itu lagi
dan kaupun memohon aku
tuk kembali berpijak di jejakmu
oh, kabut !
mengapa kau kembali?
disaat aku tengah mengagumi
sesuatu yang menyembuhkanku
dari dinginnya hujan yang menusuk rusukku
kau terus meminta
namun ku tak bisa memberi
maafkan aku..
karena ku tak bisa menjadi seperti dulu
menjadi pelampiasan setiap gundahmu
------------------------------------------------------------
ditulis sore hari oleh bunga kecil di tepi jalan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar