And finally dengan keterbatasan inspirasi dan juga kemampuan, saya mencoba membuat sebuah puisi yang nampaknya itu bukanlah sebuah puisi melainkan kata-kata yang agak
Ini dia puisinya, cekidot :
RINDU
Masihkah engkau mengingatku?
Lembaran-lembaran kisah silammu
Yang dulu dengan indah kau rajut
Atau begitu mudahkan bagimu?
Merobek lembaran-lembaran itu
Menjadi serpihan tak tentu
Merobek lembaran-lembaran itu
Menjadi serpihan tak tentu
Semudah hujan menghapus jejakmu
Yang dulu selalu bersanding dengan langkahku
Aku rindu....
Rindu kerinduanmu
Yang dulu hanya untukku
Kemanakah perginya semua itu?
Ku tak pernah tahu
Ku tak pernah tahu
Apakah disana kau sama sepertiku?
Berkecambuk dengan khayal tak tentu
Tentang asa yang membeku
Tentang rindu yang membatu
Berkecambuk dengan khayal tak tentu
Tentang asa yang membeku
Tentang rindu yang membatu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar